Model Pembelajaran Mind Mapping✨

 Hai guys kembali lagi, Hallo! Assalamu'alaikum semuanya 🥰 

Kali ini saya mau bahas lagi salah satu metode pembelajaran yang inovatif nih, dan pasti cocok banget sebagai inspirasi model pembelajaran bagi para pendidik.

Kali ini kita akan bahas Metode pembelajaran Lesson Study, hmm apasih itu yuk kita bahas😉✨

Mind mapping merupakan suatu teknik mentarat yang menggunakan kata-kata, garis, warna, symbol, serta gambar dengan menggabungkan dan mengembangkan potensi kerja otak yang dapat memudahkan seseorang untuk mengatur dan mngingat segala bentuk informasi (Nasrul Hakim, dkk, 2019).

Konsep Mind mapping asal mulanya diperkenalkan oleh Tony Buzan tahun 1970-an. Menurutnya mind map adalah sistem penyimpanan, penarikan data, dan akses yang luar biasa untuk perpustakaan raksasa, yang sebenarnya ada dalam otak manusia yang menakjubkan (Buzan, 2009 : 12). Mind map adalah cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambil informasi keluar otak-Mind Map adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara harfiah akan “memetakan” pikiran-pikiran kita.

Pemetaan pikiran yang dikemukakan oleh Buzan ini didasarkan pada kenyataan bahwa otak manusia terdiri dari satu juta juta sel otak atau setara dengan 167 kali jumlah manusia di bumi, sel-sel otak tersebut terdiri dari beberapa bagian, ada bagian pusat (nukleus) dan ada sejumlah bagian cabang yang memencar ke segala arah, sehingga tampak seperti pohon yang menumbuhkan cabang ke sekelilingnya (Buzan, 2009:30).

Kita bisa membandingkan mind map dengan peta kota. Pusat mind map miripdengan pusat kota. Pusat mind map mewakili ide terpenting. Jalan-jalan utama yang menyebar dari pusat mewakili pikiran-pikiran utama dalam proses pemikiran kita, jalan-jalan sekunder mewakili pikiran-pikiran sekunder, dan seterusnya. Gambar-gambar atau bentuk- bentuk khusus dapat mewakili area-area yang menarik atau ide-ide menarik tertentu.

Sama seperti peta jalan, Mind Map akan :


1.         Menyenangkan untuk dilihat, dibaca, dicerna dan diingat.

2.         Memberi pandangan meyeluruh pokok masalah atau area yang luas.

3.         Memungkinkan kita merencanakan rute atau membuat pilihan- pilihan dan mengetahui ke mana kita akan pergi dan di mana kita berada. Mengumpulkan sejumlah besar data di suatu tempat.

4.         Mendorong pemecahan masalah dengan membiarkan kita melihat jalan-jalan terobosan kreatif baru.

Mind Map juga merupakan peta rute yang hebat bagi ingatan, memungkinkan kita menyusun fakta dan pikiran sedemikian rupa sehingga cara kerja alami otak dilibatkan sejak awal. Ini berarti mengingat informasi akan lebih mudah dan lebih bisa diandalkan daripada mengunakan tekhnik pencatatan tradisional. Konsep ini dikategorikan ke dalam teknik kreatif, karena pembuatan mind mapping ini membutuhkan pemanfaatan imajinasi dari si pembuatnya. Siswa yang kreatif akan lebih mudah membuat mind mapping ini.

Begitu pula, dengan semakin seringnya siswa membuat mind mapping, dia akan semakin kreatif. Sebuah mind map memiliki sebuah ide atau kata sentral, dan ada 5 sampai 10 ide lain yang keluar dari ide sentral tersebut. Peserta didik di kelas lebih tertarik dengan teknik mencatat yang mengedepankan keindahan dengan berbagai warna bukan teknik mencatat yang membosankan (Nasrul Hakim, dkk, 2019). Mind maping merangsang peserta didik untuk berpikir kritis, selain itu juga dapat meningkatkan kemampuan dan mengembangkan pola pikir pendapat, berdasarkan data yang digunakan dalam pengambilan keputusan (Nasrul Hakim, dkk, 2020)

Mind mapping sangat efektif bila digunakan untuk memunculkan ide terpendam yang siswa miliki dan membuat asosiasi di antara ide tersebut. Catatan yang siswa buat membentuk sebuah pola gagasan yang saling berkaitan, dengan topik utama ditengah dan sub topik dan


perincian menjadi cabang-cabangnya, tekhnik ini dikenal juga dengan nama Radian Thinking (Deporter dan Hernacki, 2011 : 152).

Dengan membuat sendiri peta pikiran siswa “melihat” bidang studi itu lebih jelas, dan mempelajari bidang studi itu lebih bermakna. Para siswa cenderung lebih mudah belajar dengan catatannya sendiri yang menggunakan bentuk huruf yang mereka miliki dan ditambah dengan pemberian warna yang berbeda disetiap catatan mereka. Dibandingkan dengan membaca buku teks mereka merasa kesulitan ketika persiapan akan menghadapi ujian.

Mind mapping merupakan tehnik penyusunan catatan demi membantu siswa menggunakan seluruh potensi otak agar optimum. Caranya, menggabungkan kerja otak bagian kiri dan kanan. Metode ini mempermudah memasukan informasi kedalam otak dan untuk kembali mengambil informasi dari dalam otak. Mind mapping merupakan teknik yang paling baik dalam membantu proses berfikir otak secara teratur karena menggunakan teknik grafis yang berasal dari pemikiran manusia yang bermanfaat untuk menyediakan kunci- kunci universal sehingga membuka potensi otak. (Prayudi: 2008). Dengan metode mind mapping siswa dapat meningkatkan daya ingat hingga 78%.

1.         Mempermudah dalam mengingatkan informasi;

2.         Mempermudah memperoleh ide;

3.         Belajar menjadi efektif dan efisien;

4.         Menjadikan hidup lebih kreatif;

5.         Dapat mengatur kehidupan sehari – hari

 

 

Berikut adalah perbedaan antara Tulisan Biasa dan Mind Mapping

1.         Tulisan Biasa

a.      Hanya berupa tulisan-tulisan saja


b.      Hanya dalam satu warna

c.  Untuk mereview ulang memerlukan waktu yang lama

d.      Waktu yang diperlukan untuk belajar lebih lama

e.      Statis

2.         Mind Mapping

a.      Berupa tulisan, symbol dan gambar

b.      Berwarna-warni

c.      Untuk mereview ulang diperlukan waktu yang pendek

d.      Waktu yang diperlukan untuk belajar lebih cepat dan efektif

e.      Membuat individu menjadi lebih kreatif

Dari uraian tersebut, peta pikiran (mind mapping) adalah satu teknik mencatat yang mengembangkan gaya belajar visual. Peta pikiran memadukan dan mengembangkan potensi kerja otak yang terdapat di dalam diri seseorang. Dengan adanya keterlibatan kedua belahan otak maka kan memudahkan seserorang untuk mengatur dan mengingat segala bentuk informasi, baik secara tertulis maupun secara verbal. Adanya kombinasi warna, simbol, bentuk dan sebagainya memudahkan otak dalam menyerap informasi yang diterima.

 

D.    Mind Mapping Memanfaatkan Belahan Otak Kanan dan Otak Kiri

System pendidikan cenderung berfokus pada otak kiri dan kurang memanfaatkan otak kanan dengan membuat mind map, kita telah memanfaatkan dua belahan otak yaitu otak kanan dan otak kiri. Pembagian dua belahan otak ini dikemukakan oleh professor

Robert Ornstein yakni :

Keterampilan Otak Kanan dan Otak Kiri

 

 

Otak Kiri

Otak Kanan

·       Kata –kata

·       Logika

·       Angka

·       Irama

·       Kesadaran ruang

·       Gestalt (gambar


 

·       Uraian

·       Analisis

·       Daftar

keseluruhan)

·       Imajinasi

·       Melamun

·       Warna

·       Dimensi

 

 

E.     Langkah – Langkah Sebelum Membuat Mind Mapping

Langkah - langkah yang harus diperhatikan ketika akan membuat mind map, bahan bacaan yang berasal dari buku teks, yaitu :

1.         Membaca teks secara keseluruhan

Dengan membaca teks secara menyuruh maka akan mengetahui isi cerita. Sewaktu membaca teks beri tanda pada kata– kata yang dianggap penting untuk mencatat di mind map.

2.         Mengenali tipe teks

Sebelum membuat mind map, maka harus menemukan desain yang cocok untuk masing - masing teks yang spesifik. Setalah membaca teks maka akan mengetahui desain yang sesuai untuk mind map yang akan dibuat. Secara sederhana sebuah teks dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok :

a.          Komparasi (perbandingan)

Sebuah teks dikategorikan komparasi apabila teks tersebut terdapat perbandingan antara A dan B, antara yang baik dan yang jelek dan sebagainya;

b.         Kronologi atau rangkaian peristiwa

Teks tersebut mempunyai sebuah awal dan akhir yang jelas, misalnya biografi, sejarah, proses dan sebagianya. Desain ini biasanya sesuai engan arah jarum jam;

c.          Presentasi (paparan)

Apabila cerita tanpa permulaan atau akhir yang jelas, apabila kata – kata dipaparkan tanpa urutan yang khusus, maka bisa didesain sesuai dengan keinginan;


3.         Menulis mind map

Pada saat membaca maka telah memperoleh kata – kata penting yang telah diberi tanda, tahap ini adalah tahap menulis kata

– kata penting pada mind map. Setelah menulis kata utama maka dihubungkan dengan garis hubung pada kata-kata yang menjadi cabang dari kata – kata utama

F.     Langkah – Langkah Dalam Membuat Mind Mapping

1.         Siapkan kertas kosong, mulai dari bagian tengah;

2.         Pada bagian tengah tulis topik utama, bisa juga menggunakan gambar atau foto;

3.         Hubungkan cabang – cabang utama ke topic utama dan hubungkan cabang – cabang utama pada ranting yang merupakan sub topic utama;

4.         Gunakan garis hubung yang melengkung;

5.         Gunakan warna ;

6.         Gunakan kata kumci pada setiap garis hubung;

7.         Gunakan gambar

Contoh bentuk mind map dengan tema utama „Tujuh belasan”. Dan cabangnya adalah hias kota dan tirakatan dan kemudian diikuti dengan sub - sub cabang.

Beberapa unsur penting mind mapp dalam pembelajaran yang memberikan manfaat pada proses pembelajaran itu sendiri adalah sebagai berikut :

a)         Gambar, karena gambar bermakna seribu kata dan akan membantu siswa menggunakan imajinasinya.

b)         Warna, karena akan menambah energi kepada pemikiran kreatif bagi siswa.

c)         Hubungan cabang-cabang, karena mengikuti cara kerja otak yang bekerja menurut asosiasi, hal ini akan mempermudah siswa mengerti dan mengingat.

d)         Garis melengkung, karena garis lurus akan membuat siswa bosan.

e)         Katakunci, karena akan memberikan lebih banyak daya dan fleksibilitas kepada mind map yang sedang dibuat.

 

A.     Kelebihan dan Kekurangan Mind Mapping

1.         Kelebihan Mind Mapping adalah sebagai berikut:

a.          Dapat mengemukakan pendapat secara bebas

b.         Dapat bekerjasama dengan teman lainnya

c.          Catatan lebih padat dan jelas

d.         Lebih mudah mencari catatan jika diperlukan

e.          Catatan lebih terfokus pada infi materi

f.           Mudah melihat gambaran keseluruhan

g.         Membantu       otak       untuk:       mengatur,                        mengingat, membandingkan dan membuat hubungan

h.         Memudahkan penambahan informasi baru

i.           Pengkajian ulan bisa lebih cepat

j.           Setiap peta bersifat unik

2.         Kelemahan Mind Mapping

a.          Hanya siswa yang aktif yang terlibat

b.         Tidak sepenuhnya murid yang belajar


H. Penerapan Mind Mapping Dalam Mata Pelajaran Matematika



Kesimpulannya

Setiap metode pembelajaran memiliki kelebihan, kekurangan, dan karakteristik masing-masing jadi pandai-pandainya guru bisa mencocokkan materi dan model pembelajaran dengan inovatif, kreatif dan menyenangkan sehingga pembelajaran akan terasa lebih menyenangkan, siswa pun ikut aktif dan lebih tertarik untuk menerima pembelajaran, sekian dari saya terima kasih atas segala perhatiannya, mohon maaf atas segala kesalahan tulisan atau yang lainnya. 

Sampai jumpa!! Wassalammualaikum 🥰


DAFTAR PUSTAKA

Buzan, Tony. 2005. Buku Pintar Mind Maps. Jakarta : Gramedia.

Hakim, Nasrul, dkk (2019). Penerapan Student Team Achievment Division (STAD) Dipadu Mind Mapping untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajat pada Mata Kuliah Biologi Umum. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan ke-2 FKIP Universitas Lampung Tahun 2019.

Hakim, Nasrul, dkk. (2020). Collaborative Learning Model Based On Peer Tutoring Class Wide: Improving Students Critical Thinking in Biology Learning. IJEIT 3(1), 44.

Sadiki, A., Hakim, N. (2017). Dasar Dasar dan Proses Pembelajaran Biologi.

Salim Media Indonesia.

Setiawan, T. A. (2020). Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognitif Mahasiswa Pendidikan Biologi. Jurnal Bioeducation 7(1), 8.

Svantesson. Ingemar.2004 Learning Maps and Memori Skills.Jakarta: Gramedia.

Comments

Popular posts from this blog

Model Pembelajaran Scramble ✨

Model Pembelajaran CTL✨